03
Aug
06

Ia Yang Jiwanya Telah Engkau Pilih

Ia Yang Jiwanya Telah Engkau Pilih

Diantara kesaksian firdaus, ditebaran bentang jalan kosmogonik

Tuhan Sepertinya sengaja menggagendakan ; untuk membiarkan Adam dan Hawa mendapati pohon yang “terlarang”  itu, lalu kedurhakaan mereka memang diperuntuk  bagi mereka untuk bertransformasi ke bumi. Transformasi yang lantas memberi arti bagi peradaban

Lalu surgapun mengkoreksi dari status quo. Kearah surga dinamis, surga primordial, dan surga esensial. Darisanalah akan bertahta mereka yang terpilih mereka yang diciptakan melalui dua tangan-Nya, sebab segala jalan adalah keberkahan. Baiklah engkau berada dikanan maupun dikiri, baik mereka yang tercipta sebagai Malaikat dan adapun juga mereka yang diciptakan Tuhan sebagai Iblis. sebab keduanya mendefinisikan Ke-Maha Adaan (Omni Present) dan ke-Maha Beradaan (Omni Represent). Seperti juga Tuhan menciptakan materi dan kembarannya. Anti materi.

dan aku adalah manifestasi dari sang Illahi

Bukan sekedar penciptaan ; sebab segala hal tertentu sebuah kemaha termanifestasi. Dosa memanifestasikan Maha Pengampun karena tanpa dosa mana mungkin Tuhan Menjadi Maha Pengampun begitupula Surga, memanifestasikan Maha Pemberi, dan sumber segala sumber. Bayangkan satu komponen saja tidak ada, ruang bukanlah ruang. “Keadaan”..sebuah keberadaan (eksistensi) adalah ruang kontrivugal sekaligus sentrapetal.

Pernahkah terpikir oleh kita sebuah kesadaran akan adanya

ADA

. Lalu tentang eksist, lalu tentang hidup. Apakah yang mula2 membangun kontruksi ruang "

Ada"

. Pernahkah dari kita ada yang berpikir. Dmanakah “kita”? jika kita tidak hidup.

Ada

dmana kah “kita”?? Lalu kekuatan apakah yang menentukan kita hidup atau tidah hidup??? Dan apakah

Ada

itu memang ada? Atau jangan2 ruang terbalik kongruen dari tiada yang sebenarnya sangat Ada. seperti juga kata Budha ; yang ada itu sebenernya tiada dan yang tiada sebenarnya sangat ada. Siapa yang menciptakan

Ada

? Tuhankah ??.. dan……. Siapalah yang menciptakan Tuhan… Tuhan-nya Tuhan kah.. lalu siapa yang sebenarnya Tuhannya Tuhan itu..???

Aku hanya seorang lelaki kecil dalam suatu kurun masa

****

Tanpa kosmos, “Tuhan”  bukanlah Tuhan, sebab keilahian didefinisikan setepatnya pengertian kosmos. Tanpa Wanita, pria bukanlah pria. Sebab pria didefinisikan oleh wanita. Inilah suatu misteri kekuatan wanita. (Ibn “Al Arabi)

Lalu Tuhan memisahkan darinya seorang dalam bentuknya yang dinamakan Wanita. Wanita itu menjadi terwujud dalam bentuknya , maka dia merindukan wanita itu. Sebagaimana sesuatu merindukan dirinya sendiri, dan wanita itu merindukannya sebagaimana sesuatu merindukan tempat asalnya, maka kaum wanita dibuat memikat baginya (laki-laki) sebab Tuhan mencintai seseorang yang dia ciptakan sesuai dengan citranya sendiri dan yang dihadapannya dia. (Tao Of Islam-Sachiko Murata—254)

Sebetulnya ingin Kukatakan padamu

Bahwa cintamu Indah. Tapi cinta memang bukan satu-satunya jalan kebahagiaan (hidup) Meski begitu, percayalah. Tanpanya, hidup tak banyak memberi makna, meskipun kau dapati segalanya berlimpah.

Bookmark and Share



1 Response to “Ia Yang Jiwanya Telah Engkau Pilih”


  1. 1    Mittu December 11, 2008 at 11:14 am

    Blogwalking ..
    nice posting i found here,.. thanks for the info

Leave a Reply